Karena Kolektif, Orangtua Siswa Kecewa Anaknya tidak Terdaftar PPDB

Karena Kolektif, Orangtua Siswa Kecewa Anaknya tidak Terdaftar PPDB

Karena Kolektif, Orangtua Siswa Kecewa Anaknya tidak Terdaftar PPDB

Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online hari kedua di tingkat sekolah

menengah pertama negeri (SMPN) di Kota Bekasi, diwarnai sejumlah aksi protes beberapa wali murid terkait data anak yang belum terdaftar di sekolah yang dituju.

Pernyataan dari beberapa wali murid yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku bahwa ia mendaftarkan anaknya secara kolektif melalui guru sekolah anaknya saat menempuh pendidikan di sekolah dasar.

“Saya mempercayakan kepada guru di tempat sekolah SD anak saya dan mereka

pun menjanjikan akan mendaftarkannya secara kolektif ke sekolah yang dituju, tapi hasilnya setelah saya cek kemarin belum terdaftar,” keluh salah satu orangtua murid, Kamis (5/7/2018).

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 21 Bekasi Ria Murdiati membenarkan bahwa terdapat sejumlah orang tua murid yang mengeluh karena anaknya belum terdaftar di sekolah SMPN 21 Bekasi.

“Memang benar kemarin ada sejumlah orang tua yang mengeluh karena nama anaknya belum terdaftar di SMPN 21, setelah ditelusuri mereka mendaftarkan anaknya pada PPDB online ini secara kolektif di SD anaknya tersebut. Kita sudah coba untuk membantu wali murid, saat ditanya password online-nya, mereka tidak mengetahui. Kolektif itu tidak dibenarkan,” ungkap Ria.

Terkait hal ini, Ria menyarankan kepada para orang tua untuk menanyakan kembali

kepada oknum guru SD yang menjanjikan untuk mendaftarkan secara kolektif tersebut.

“Kami langsung mengimbau kepada para orang tua yang bersangkutan untuk kembali ke SD masing-masing untuk menanyakan perihal ¬†kejelasannya karena pendaftaran secara kolektif tidak dibenarkan,” ucap Ria.

 

Sumber :

https://www.kakakpintar.id/