Mutiara Akhlaq Yang Telah Hilang

Mutiara Akhlaq Yang Telah Hilang

Mutiara Akhlaq Yang Telah Hilang

Akhlaq itu maknanya ialah perangai atau sikap zahir ataupun batin pada diri manusia. Sedangkan perangai atau sikap itu baik dhahir maupun batin berkaitan dengan apa yang diistilahkan dengan hablum minallah (hubungan dengan Allah Ta’ala) dan hablum minan nas (hubungan dengan sesama manusia). Allah Ta’ala telah menegaskan prinsip akhlaq dalam kerangka hablum minallahdan hablum minan nas ini dalam firman-Nya sebagai berikut:

“Mereka telah ditimpa kehinaan di mana pun mereka berada, kecuali bila mereka menyambung hubungan dengan Allah ( hablum minallah ) dan dengan sesama manusia ( hablum minannas ). Dan mereka juga ditimpa dengan kemurkaan dari Allah dan ditimpa pula oleh kemiskinan. Yang demikian itu karena mereka mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi-nabi dengan tidak benar. Yang demikian itu karena akibat dari kedurhakaan yang mereka lakukan dan mereka adalah orang yang melampaui batas.” ( Ali Imran : 112)

Ayat ini memberitakan berbagai malapetaka yang telah menimpa Bani Israil sebagai akibat dari berbagai kedurhakaan mereka kepada Allah dan kepada para Nabi-Nabi-Nya, sehingga mereka harus mengalami malapeteka kehinaan, kemiskinan, dan kemurkaan dari Allah. Maka telah diberitakan oleh-Nya bahwa jalan keluar dari segala malapetaka yang mengepung mereka itu adalah dengan membangun kembali hablum minallah dan hablum minan-nas. Sehingga jadilah keduanya sebagai kerangka akhlaq dalam membangun kehidupan yang seutuhnya bagi masyarakat manusia di dunia ini. Oleh karena itu kita harus mengerti apa sesungguhnya hablum minallah dan hablum minan nas itu, untuk mengerti kerangka akhlaqul karimah (akhlaq yang mulia) dan kemudian kriterianya pula yang kita pahami dari Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan pemahaman para Salafus Shalih.

Baca Juga :